Kupas Tuntas Tips Sukses Lolos Ujian Masuk Polisi untuk Tes Fisik

Berikut kupas tuntas tips sukses lolos ujian masuk polisi tes kesemaptaan jasmani. Bagi seorang anggota kepolisian, fisik merupakan aspek yang penting untuk diperhatikan. Seorang anggota polisi dituntut untuk memiliki fisik yang prima baik fisik bagian luar maupun dalam. Itulah kenapa dalam seleksi penerimaan Polri, terdapat tes kesamaptaan jasmani yang bertujuan untuk menguji kemampuan fisik para peserta seleksi.

Tes kesamaptaan jasmani sendiri meliputi beberapa tes yang harus dilalui oleh seluruh peserta baik laki-laki maupun perempuan. Bagi kamu yang sedang mendaftar dalam seleksi penerimaan Polri, maka kamu wajib memahami jenis ujian masuk kepolisian untuk tes kesamaptaan jasmani. Berikut ini akan dibahas secara lengkap mengenai tips sukses tes kesamaptaan jasmani Polri.

Jenis Ujian Masuk Polisi Tahap Kesamaptaan Jasmani

Untuk memahami lebih lanjut terkait tes fisik masuk polisi atau tes kesamaptaan jasmani, hal pertama yang harus diketahui adalah jenis tes yang diujikan. Berikut ini adalah jenis tes kesamaptaan jasmani yang harus dilalui oleh seluruh peserta seleksi Polri:

A. Tes Kesamaptaan A: Lari 12 Menit

Tes kesamaptaan A merupakan tes fisik berupa lari selama 12 menit yang bertujuan untuk menguji daya tahan jantung, daya tahan otot, pernafasan, serta peredaran darah. Tes lari 12 menit untuk Polri dan TNI dilakukan di stadion sepakbola dengan menerapkan standar lari 7-8 putaran bagi laki-laki dan 5 putaran lapangan bola untuk perempuan.

Kamu bisa berlatih lari di lapangan sepakbola yang memiliki ukuran 400 meter agar dapat memudahkan kamu dalam memperkirakan jarak dan waktu tempuh yang bisa dicapai. Jangan lupa untuk berlatih secara rutin dan berangsur agar kemampuan kamu dalam berlari dapat meningkat terus menerus.

B. Tes Kesamaptaan B

Tes kesamaptaan B adalah ujian masuk polisi yang meliputi gerakan push-up, pull-up, chinning (khusus wanita), sit-up, shuttle run. Berikut adalah tujuan dari masing-masing gerakan dalam tes kesamaptaan B.

  1. Push up adalah gerakan naik turun yang bertumpu pada kekuatan tangan dan kaki yang dilakukan selama 1 menit untuk mendapatkan minimal gerakan sebanyak 42 kali.
  2. Sit up merupakan gerakan fisik duduk lalu bangun yang berguna untuk memperkuat otot perut yang dilakukan selama 1 menit untuk mendapatkan minimal 42 kali gerakan.
  3. Pull up adalah tes fisik masuk polisi untuk laki-laki yang dilakukan dengan cara bergantung pada tiang dan melakukan tarikan badan ke atas. Standar gerakan Pull-up untuk laki-laki adalah sebanyak 10 kali dalam waktu 1 menit.
  4. Chinning merupakan gerak fisik khusus untuk peserta putri yang dilakukan dengan cara berdiri di depan tiang horizontal setinggi dada, lalu tarik badan ke depan dan kembali ke belakang sebanyak 1 menit dengan standar gerakan 40 sampai 60 kali.
  5. Shuttle run adalah gerakan lari yang membentuk angka 8 yang bertujuan untuk melatih kelincahan serta kecepatan dan dilakukan sebanyak 3 kali putaran dengan penilaian waktu tercepat.

C. Tes Kesamaptaan Renang

Tes kesamaptaan renang dapat dilakukan menggunakan gaya renang apapun yang kamu kuasai dan dinilai berdasarkan kecepatan waktu renang untuk mencapai jarak 25 meter tanpa henti. Untuk dapat lolos pada tes kesamaptaan renang ini, ada standar waktu yaitu 55 detik untuk laki-laki dan 60 detik untuk perempuan.

Bagi kamu yang ingin lulus ujian masuk polisi pada tes renang ini, maka kamu harus rutin berlatih renang dengan menempuh jarak 25 meter. Kamu bisa meminta bantuan temanmu untuk menghitung waktu tempuh menggunakan stopwatch. Dengan begitu, kamu bisa melihat perkembangan kemampuan renang kamu sebelum menghadapi tes yang sesungguhnya.

Tips Lolos Tes Fisik Ujian Masuk Polisi Tahap Kesamaptaan Jasmani

Banyak peserta seleksi Polri yang mengalami kegagalan pada tahap tes kesamaptaan jasmani yang disebabkan karena  tidak memahami gerakan dengan benar. Oleh karena itu, berikut adalah tips lolos masuk polisi yang bisa kamu terapkan baik saat latihan maupun pelaksanaan tes.

1. Latihan Fisik Secara Rutin

Latihan fisik secara rutin merupakan poin penting yang harus diperhatikan oleh semua peserta seleksi Polri. Tes kesamaptaan memiliki bobot nilai 20% dari total nilai kelulusan yang harus dicapai peserta. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk latihan fisik dengan benar untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan fisik dalam melakukan gerakan seperti di atas.

2. Istirahat yang Cukup Sebelum Tes Berlangsung

Dalam menghadapi tes fisik masuk polisi, istirahat yang teratur merupakan hal yang sangat penting dilakukan karena akan mempengaruhi performa pada saat melaksanakan tes. Oleh karena itu, disarankan bagi kamu untuk mengoptimalkan waktu istirahat pada 2 minggu terakhir sebelum pelaksanaan ujian masuk polisi tahap tes kesamaptaan jasmani.

Pastikan kamu menjaga pola tidur secara progresif dan jangan sampai waktu istirahat berkurang. Hal ini akan sangat mempengaruhi kondisi tubuh saat tes kesamaptaan jasmani, karena seluruh rangkaian tes akan dilakukan secara berurutan pada hari itu.

3. Menjaga Pola Makan

Selain pola tidur, pola makan juga sangat mempengaruhi performa saat pelaksanaan tes kesamaptaan jasmani. Konsumsi makanan yang sehat dan kaya akan vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh serta mencegah resiko timbulnya penyakit. Lakukan hal ini secara rutin baik saat masa latihan maupun saat mendekati pelaksanaan tes fisik masuk polisi.

Disarankan untuk rutin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan selama latihan sampai dengan pelaksanaan tes fisik masuk polisi. Hindari makanan yang mengandung minyak berlebih dan mengandung lemak jenuh yang tinggi terutama menjelang pelaksanaan tes. Selain itu, konsumsi makanan yang rendah lemak, tinggi karbohidrat dan rendah serat.

4. Carbo Loading

Tips lainnya yang bisa kamu terapkan sebelum ujian masuk polisi tahap kesamaptaan jasmani yaitu carbo loading. Metode ini dilakukan dengan menambah asupan karbohidrat pada 2-3 hari sebelum pelaksanaan tes fisik. Kamu disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat seperti pasta (tidak pedas), kentang, jagung, roti, dll.

Carbo loading berpengaruh dalam meningkatkan stamina tubuh baik saat masa latihan maupun saat pelaksanaan tes kesamaptaan jasmani. Pastikan kamu menerapkan tips ini untuk mendapatkan hasil yang optimal terhadap peningkatan stamina tubuh.

5. Gunakan Pakaian yang Nyaman Saat Tes

Pastikan kamu menggunakan pakaian yang nyaman saat pelaksanaan tes fisik masuk polisi agar dapat melakukan gerakan secara leluasa. Gunakan juga sepatu yang khusus digunakan untuk lari dengan ukuran yang sesuai dengan kaki kamu. Hal ini dilakukan untuk keamanan dan kenyamanan saat melaksanakan tes kesamaptaan jasmani.

6. Lakukan Gerakan dengan Benar dan Maksimal

Pada saat pelaksanaan ujian masuk polisi tahap tes kesamaptaan jasmani, kamu harus memperhatikan gerakan yang kamu lakukan. Pastikan kamu melakukan gerakan tes dengan benar, agar gerakan kamu masuk dalam hitungan nilai. Jadi, kamu perlu fokus untuk melakukan gerakan dengan benar, disamping memperhatikan jumlah gerakan yang dicapai.

Demikian pembahasan mengenai tips lolos ujian masuk polisi tahap tes kesamaptaan jasmani yang bisa membantu kamu dalam menghadapi tes tersebut. Pastikan kamu mempersiapkan fisik dengan baik agar pelaksanaan tes dapat berjalan dengan lancar. Jangan lupa untuk berlatih secara rutin agar sukses dalam menghadapi tes fisik masuk polisi.